Habis jalan-jalan di Suranadi dan mulai merasa lapar? Jangan buru-buru cari makanan yang biasa kamu temui di mana-mana. Di kawasan ini ada satu kuliner khas Lombok yang aromanya gampang bikin perut keroncongan, yaitu Sate Bulayak.
Dari kejauhan, aroma sate yang sedang dibakar sudah cukup untuk bikin penasaran. Potongan daging dibakar sampai harum, kemudian disajikan bersama bumbu kacang yang gurih dan kaya rempah. Sebagai pelengkapnya ada bulayak, lontong khas Lombok yang dibungkus menggunakan daun aren dengan bentuknya yang unik.
Sekilas sederhana, tapi perpaduan sate, bumbu, dan bulayak ini punya rasa yang khas banget.
Sekali Coba, Paham Kenapa Sate Bulayak Dicari
Yang menarik dari Sate Bulayak bukan cuma satenya, tetapi juga bulayaknya. Lontong khas Lombok ini punya tekstur lembut dan kenyal dengan aroma daun yang khas.
Bulayak kemudian disantap bersama sate dan bumbu kacangnya. Rasa gurih dari bumbu berpadu dengan daging yang dibakar hingga harum, sementara tekstur bulayak membuat setiap suapan terasa lebih lengkap.
Menariknya lagi, Sate Bulayak sudah cukup lekat dengan kawasan Suranadi. Jadi, setelah puas menikmati suasana hijau dan sejuk di kawasan wisata ini, mampir untuk makan sate bisa jadi penutup perjalanan yang pas.
Apalagi kalau datang menjelang sore. Suasana yang lebih santai, sate yang baru matang dari panggangan, dan bumbu yang masih hangat rasanya memang cocok banget buat mengisi tenaga sebelum lanjut jalan-jalan.
Kalau sedang liburan di Lombok Barat, jangan cuma berburu pemandangan. Coba juga luangkan waktu untuk mencicipi kuliner lokal seperti Sate Bulayak Suranadi. Karena kadang, cerita perjalanan yang paling diingat justru datang dari makanan sederhana yang disantap di tengah perjalanan.