Pernah membayangkan batang pisang diolah menjadi hidangan yang menggugah selera? Di Lombok, bahan yang satu ini justru menjadi bagian dari kuliner tradisional bernama sayur ares. Makanan khas Suku Sasak ini menawarkan cita rasa gurih dari perpaduan batang pisang muda, santan, dan bumbu rempah. Kalau ingin mencicipinya sambil menikmati suasana pedesaan, De Tatar Vintage di Narmada, Lombok Barat, bisa menjadi salah satu tempat yang masuk daftar kulineranmu.

Keunikan sayur ares ada pada bahan utamanya yang tidak biasa. Bagian dalam batang pisang muda diiris, dibersihkan, lalu dimasak bersama santan dan racikan bumbu hingga teksturnya empuk. Hasilnya adalah hidangan berkuah dengan rasa gurih dan sedikit sentuhan manis alami. Disantap bersama nasi putih hangat, sayur ares bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin mencoba cita rasa masakan tradisional Lombok.

Bukan cuma soal rasa, sayur ares juga punya tempat tersendiri dalam tradisi masyarakat Sasak. Hidangan ini sejak lama dikenal sebagai sajian dalam berbagai acara adat dan hajatan keluarga. Kini, sayur ares tetap menjadi salah satu kuliner yang menarik dicoba, terutama buat kamu yang ingin mengenal Lombok lewat makanan khasnya, bukan hanya lewat destinasi wisata.

Menariknya, pengalaman menikmati kuliner di De Tatar Vintage juga ditemani suasana alam yang menenangkan. Restoran ini mengusung konsep eco resto dengan hamparan sawah di sekelilingnya serta arsitektur yang terinspirasi dari joglo dan berugak tradisional. Perpaduan suasana pedesaan dan nuansa bangunan khas Nusantara membuat waktu makan terasa berbeda, baik saat datang bersama keluarga maupun berkumpul dengan teman.

Jadi, kalau sedang menjelajahi kawasan Narmada dan ingin mencoba kuliner tradisional dengan suasana yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, tempat ini bisa kamu pertimbangkan.